Air Conditioning alias AC pada mobil merupakan salah satu fitur penting. Sebab, keberadaan AC akan membantu kenyamanan berkendara dalam segala cuaca.
Seperti komponen mobil yang lain, AC yang sedang rusak juga akan memberikan gejala-gejala yang dapat dikenali oleh pengemudi. AC yang rusak atau bermasalah tentu sangat menganggu kenyamanan berkendara. Maka itu, perawatan AC secara berkala sangat penting untuk dilakukan, agar AC mobil dapat selalu berada dalam kondisi prima. Sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang mengabaikan perawatan AC. Alhasil, AC mobil mulai bermasalah, hingga kemudian menjadi rusak.
Tentu saja berkendaraan dengan AC yang tidak dingin akan membuat kita merasa tidak nyaman. AC yang tidak dingin di dalam mobil juga bisa disebabkan karena kondisi jumlah penumpang sehingga kita tidak sepenuhnya bisa menyalahkan beberapa penyebab yang telah disebutkan sebelumnya.
Sebelum AC mobil rusak semakin parah, sebaiknya Anda perlu mengenal beberapa gejala atau ciri-ciri AC mobil bermasalah. Perlu anda ketahui jika perawatan pada komponen AC ternyata sangat berguna dalam menjaga peforma AC mobil anda. Berikut ini adalah gejala AC sudah rewel, sebaiknya Anda segera bertindak jika mendapati gejala-gejala ini!
Fungsi utama AC adalah untuk mendinginkan udara dan gejala yang paling jelas terasa saat komponen ini bermasalah tentu saja udara yang dikeluarkan terasa tidak begitu dingin. Performa AC yang menurun ini menjadi indikasi adanya masalah pada AC mobil.
Saat menjumpai masalah ini, segera tangani dengan membersihkan filter AC dan kondensor mobil. Terutama pada bagian kondensor karena kondensor sering kotor setelah mobil menerjang banjir atau lewat jalan yang kotor.
Biasanya suhu kabin jadi meningkat ketika AC bermasalah. Cara mengatasinya adalah dengan mengganti kaca film. Beberapa kasus menyatakan bahwa kaca film juga menjadi penyebab lain kabin makin panas.
Gejala kerusakan AC selanjutnya ditandai dengan keluarnya asap dari lubang AC. Gejala ini cukup berbahaya. Penyebabnya adalah terjadi pembekuan pada evaporator namun kompresor AC terus bekerja.
Pembekuan ini terjadi karena filter yang kotor. Oleh karena itu, bawa mobil ke bengkel untuk mendapatkan treatment supaya AC kembali normal. Anda sebetulnya juga bisa menggunakan cairan khusus pembersih AC yang bisa digunakan untuk membersihkan evaporator.
Gejala yang terakhir adalah suhu kabin tidak stabil. Kondisi ini seringkali membuat pengemudi bingung. Suhu kabin yang labil disebabkan jika pada magnetic clutch terdapat celah sehingga membuatnya tidak bisa menempel pada kompresor.
Magnetic clutch yang tidak menempel ini dapat menimbulkan jumlah refrigerant atau Freon yang masuk ke kabin berkurang. Oleh karena itu, suhu pada kabin meningkat. Cara mengatasi masalah ini adalah membawanya ke bengkel spesialis AC yang dapat menutup celah tersebut dan mengembalikan performa AC.
Selain melakukan kebiasaan sepele diatas, satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah hindarilah merokok pada saat berkendara agar kabin tetap dalam keadaan bersih dan tidak berbau apek. Yang lebih parahnya lagi, sumbatan dari debu ataupun abu rokok pada evaporator bisa mengakibatkan tumbuhnya jamur maupun spora sehingga bisa mengakibatkan timbulnya bau tak sedap bahkan memiliki potensi mengganggu kesehatan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar