Untuk dapat nyaman berkendara, posisi duduk saat mengemudi harus dalam posisi yang tepat sehingga pengemudi tidak banyak melakukan pergerakan dan merasa pegal saat mengemudi. Fitur mobil pun telah didesain sedemikian rupa, sehingga pengemudi dapat menggapai dan membuat sang pengemudi mobil merasa nyaman dalam mengemudi.
Pengemudi pun dapat menggunakan reclining seat. Penyetelan jok pengemudi sangat dianjurkan untuk dilakukan sebelum memulai berkendara. Tentu saja dengan maksud untuk mendapatkan posisi yang nyaman saat berkendara.
Berikut ini adalah tips dalam penyetelan jok pengemudi yang benar untuk kenyamanan mengemudi. Boy Falatehansyah, Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan bahwa penyetelan jok pengemudi yang benar dapat dimulai dari penyetelan bagian bawah, kemudian dilanjutkan menyetel bagian punggung atau sandaran.
“Yang petama harus dilakukan adalah setel jok bagian bawah, dengan ukuran jarak kaki pada saat menginjak pedal. Tidak telalu menekuk dan tidak terlalu lurus,” kata Boy.
“Untuk penyetelan bagian punggung atau sandaran, dilakukan dengan cara merentangkan kedua tangan lurus ke depan ke arah setir di angka 12 sesuai jarum jam, kemudian ukur posisi sandaran dengan pergelangan ruas tangan yang diletakan pada setir tidak lebih dan tidak kurang,” tutupnya
Selain itu poin penting lainnya adalah melihat sejauh mana ruang gerak lengan saat memutar kemudi. Jangan sampai posisi berkendara terlalu dekat ke kemudi, karena hal ini hanya akan menyulitkan memutar lingkar kemudi saat dibutuhkan respon cepat.
Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah jangan sampai terlalu kaku juga saat mengatakan bahwa posisi punggung harus selalu menempel ke jok. Usahakan untuk berkendara senyaman mungkin dan tidak memaksakan diri untuk berlama – lama dalam posisi yang tidak nyaman.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar